masih teringat jelas dirimu,,,,
penghangat di kala dingin, pelapis di saat panas
masih teringat jelas dirimu,,,,,
teman bersua sedari kaki menginjak tanah
teman kala duka meradang jiwa
teman saat suka berselimut tawa
teman di semua musim beriring....
kaos kakiku.....tersayang
ya, ini murni dari hati saya yang terdalam. murni banget curahan hati saya. woakwoakwoakwoak.
ehm,,,,, cerita lagi mengenai kaos kaki-------> yang didefinisikan sebagai "soulmate"nya sepatu dan sandal. penghangat kaki dikala musim hujan sedang deras-derasnya berkunjung. sebagai kain yang pas untuk menyeka ingus setelah tidak layak pakai. kain yang sangat cocok untuk mencuci sepeda motor. ya semua itu tak lepas dari kekreatifan pengguna. howe....
Bahan utama kaos kaki yang beredar di Indonesia umumnya adalah kain, murni kain (g ada lapisan benang emas maupun pernak pernik penganggu). Umumnya juga, kualitas kaos kaki di tentukan 2 hal. pertama kualitas suatu kaos kaki ditentukan oleh harganya. ya hal ini umum terjadi, kaos kaki akan semakin enak, awet dan mudah digunakan seiring dengan bertambahnya harga. hal kedua, adalah kebalikan dari hal pertama. kualitas kaos kaki ditentukan oleh kecermatan kita dalam memilihnya. ya intinya, kualitas kaos kaki g berbanding lurus dan linear dengan harga. ada kalanya mendekati linear. jadi kita harus jeli-jeli dalam memilihnya.... pengalaman secara 3 tahun membuat saya mengerti, menggunakan kaos kaki yang berharga 10.000 dapat 3 buah juga termasuk awet, cuma untuk masalah kenyamanan masih kalah dengan harga tinggi.
pengalaman pakai kaos kaki yang awet saya rasakan dikala memakai yang 10.000 dapat 3 ini, saya memakainya bergantian...kadang 1 minggu pake 2 dan kadang pula 3.dan dengan cara ini ketiga kaos kaki tersebut awet sampai 2 tahun....! wah g pernah kebayang sampai 2 tahun. tapi begitu rusak, langsung ketiganya rusak semua.... hiks ...hiks....
kini, saya belum pakai kaos kaki lagi, ya gpp, bukan karena faktor uang atau kenangan buruk, tapi mencoba saja hidup tanpa kaos kaki.
kini, saya belum pakai kaos kaki lagi, ya gpp, bukan karena faktor uang atau kenangan buruk, tapi mencoba saja hidup tanpa kaos kaki.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar